Senin, 30 Juli 2018

Pilihan Tinggal di Jawa Timur: Surabaya atau Malang? Ini Pertimbangannya!

Takpars - Kota Surabaya dan Malang merupakan dua kota terbesar yang ada di Jawa Timur. Tidak heran kalau keduanya merepresentasikan wajah Provinsi Jawa Timur secara umum. Selain itu, tidak sedikit perantau provinsi atau negara lain yang memilih untuk tinggal di kedua kota ini. Lalu, dari kedua kota besar di Jawa Timur ini, mana yang lebih baik dijadikan sebagai tempat tinggal? 

Anda jangan terburu-buru mencari rumah dijual Surabaya atau rumah dijual di Malang kota. Ada beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan sebelum memilih satu di antara kedua kota ini. Berikut ini adalah empat pertimbangan penting sebelum memilih antara dua kota terbesar di Jawa Timur ini:


1. Tingkat Kenyamanan 

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) pada tahun 2014, Kota Malang memiliki tingkat kenyamanan lebih tinggi dibanding Surabaya. Menurut hasil survei ini, Kota Malang punya indeks kepuasan atas kenyamanan kehidupan di atas rata-rata nasional yang berada di angka 63,62. Sementara itu, Surabaya ternyata punya tingkat kenyamanan di bawah rata-rata nasional.  

Survei yang dilakukan di 17 kota di Indonesia dan melibatkan sebanyak 1.000 responden ini mengungkapkan kalau Malang punya indeks kenyamanan sebesar 69,3. Sementara itu, Surabaya punya indeks kenyamanan lebih rendah, dengan poin 61,7. Malang bersama empat kota lainnya di Indonesia, yakni Bandung, Solo, Yogyakarta, dan Balikpapan menjadi lima kota dengan tingkat kenyamanan di atas rata-rata nasional.  

Dalam survei ini, terdapat beberapa hal yang menjadi penilaian. Termasuk di antaranya adalah ketersediaan ruang terbuka hijau serta keberadaan jalur pejalan kaki. Faktor lokasi juga menjadi hal penting lain dalam memberikan penilaian terhadap kenyamanan sebuah kota. Seperti diketahui, Surabaya yang berada di tepi pantai merupakan kota yang panas. Sementara itu, Malang berada di dataran tinggi dan terkenal sebagai kota yang sejuk.  

2. Harga Tanah Rata-Rata 

Pada tahun 2013, harga tanah rata-rata di Kota Surabaya mencapai angka Rp6,8 juta per meter persegi. Angka tersebut lebih tinggi dibanding harga jual rata-rata tanah yang ada di Kota Malang, yaitu Rp3,15 juta per meter persegi. Hal ini cukup masuk akal, mengingat Surabaya merupakan kota terbesar dan ibukota Provinsi Jawa Timur.  

Pada tahun 2015, perbedaan harga tanah di Surabaya dan Malang terpaut jauh. Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh salah satu portal properti terkemuka Lamudi, harga tanah di Surabaya adalah yang termahal kedua di Indonesia setelah Jakarta. Mereka mencatat, rata-rata harga properti di Jakarta mencapai angka Rp25 juta per meter persegi.  

Harga tanah rata-rata itu disebut tiga kali lipat lebih tinggi dibandingkan harga tanah rata-rata yang ada di Kota Malang. Sementara itu, di Surabaya harga rata-rata tanah mencapai kisaran angka Rp10 juta. Surabaya Pusat memiliki harga tanah yang paling mahal, terutama di area Embong Malang, Basuki Rahmat, serta Tunjungan.  


3. Kondisi Lalu Lintas 

Anda juga perlu memperhatikan mudahnya akses dan sarana transportasi. Dan, terkait hal yang satu ini, Anda bisa menengok pada survei yang dilakukan oleh Waze, perusahaan yang meluncurkan layanan navigasi lalu lintas di ponsel pintar. Pada pertengahan 2016, Waze merilis daftar kota-kota di dunia dengan tingkat kenyamanan berkendara terbaik, Surabaya dan Malang juga masuk dalam perhitungan.  

Hasilnya, Surabaya masuk dalam lima kota dengan transportasi terburuk se-Indonesia. Bahkan, di tingkat dunia, Surabaya berada di nomor 4 terburuk di Indonesia setelah Bogor, Bandung, dan Denpasar. Waze memberikan indeks 3,37 untuk Kota Surabaya, dan angka ini menempatkan Surabaya di posisi nomor 6 terburuk sedunia.  

Sementara itu, menurut Waze, Kota Malang memiliki kondisi lalu lintas yang lebih baik. Dari total 235 kota dari 38 negara, Malang bersama dengan Semarang dinilai sebagai dua kota terbaik di Indonesia. Malang berada di posisi 146, sementara Semarang ada di nomor 145 dengan masing-masing nilai indeks 4,56 dan 4,58.  

4. Fasilitas Pendidikan 

Kedua kota ini juga dikenal sebagai pusatnya pendidikan tinggi di Jawa Timur. Bahkan, Kota Malang secara khusus mendapatkan julukan sebagai kota pendidikan. Alasannya, karena Malang menjadi rumah untuk beberapa perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Sebut saja, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Islam Negeri Malik Ibrahim, dan lain-lain. 

Sebagai ibukota provinsi, Surabaya menjadi rumah untuk beberapa universitas ternama di Indonesia. Beberapa perguruan tinggi yang memiliki nama besar di Surabaya antara lain adalah Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Surabaya (Ubaya), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Petra, dan lain-lain.  

Dengan empat pertimbangan tersebut, Anda pun bisa menilai plus minus yang dimiliki oleh masing-masing kota. Anda bisa memilih untuk mencari rumah dijual Surabaya, atau bisa pula berburu rumah dijual di Malang. Pilihan sepenuhnya ada di tangan Anda.

Selasa, 24 Juli 2018

Tips Mendapatkan Baby Bouncer yang Aman dan Nyaman

Takpars - Perlengkapan bayi dapat Anda persiapkan sejak usia kehamilan memasuki 7 bulan. Anda dapat membeli berbagai perlengkapan dengan datang di Jakarta great online sale dengan produk yang berkualitas. Salah satu perlengkapan yang perlu Ada persiapkan adalah baby bouncer  dengan menerapkan tips berikut ini untuk mendapatkan yang aman dan nyaman.  


1. Penyangga yang Kukuh dan Stabil 

Baby bouncer yang aman memiliki bagian penyangga yang kukuh dan stabil. Anda dapat memeriksanya dengan meletakkannya ke lantai. Pastikan baby bouncer tidak mudah bergeser dengan lantai ketika disetel dengan mode untuk digoyangkan atau getar. Anda bisa mendapatkan baby bouncer yang aman ini dengan membelinya ketika Jakarta great online sale.  

2. Alas yang Lebar 

Baby bouncer yang harus Anda pilih memiliki bagian alas yang lebih lebar daripada bagian atasnya. Bagian alas yang aman akan dilapisi dengan karet sehingga bayi Anda tidak mudah tergelincir. Perhatikan bagian alas ini dengan baik agar tidak adanya celah kecil yang dapat membuat jari bayi Anda terjepit saat diayunkan.  

Selain lebar, Anda juga harus memilih bagian alas yang empuk dan lembut sehingga membuat bayi merasa nyaman. Posisi kemiringan alas dapat diatur sehingga bayi tidak rewel saat menggunakannya dan dapat bergerak leluasa.  

3. Tiga Titik Kunci 

Baby bouncer yang aman akan memiliki tiga titik kunci yang menghindari bayi terjatuh. Posisi kunci berasa dua titik di bagian pinggang dan satu titik di bagian selangkangan. Bahkan akan lebih aman jika memiliki lima titik kunci yang dua titik lagi berada di bagian bahu. 

4. Ukuran yang Pas 

Baby bouncer akan terasa nyaman bagi bayi jika ukuran yang Anda beli berukuran pas yang bertujuan membuat bayi tidak mudah miring saat diayun. Ukuran yang pas akan membuat bayi tetap statis dan tidak membuat bayi mudah terpelanting.  

Ukuran yang pas untuk bayi Anda akan memiliki ukuran yang tidak terlalu tinggi sehingga meminimalisir benturan yang keras. Baby bouncer yang berukuran pas akan memiliki berat yang sesuai untuk menahan beban rata-rata 12-15 kg. Anda dapat hingga bayi berukuran lebih dari 1 tahun. 

5. Sabuk Pengaman 

Baby bouncer yang aman memiliki sabuk pengaman sehingga dapat melindungi bayi Anda terutama bayi yang sangat aktif. Selain sabuk pengaman pilih juga yang memiliki bagian pembatas berbahan lunak agar tidak membuat bayi terbentur.  

Berbagai perlengkapan bayi yang Anda beli harus menggunakan bahan yang aman tanpa menimbulkan alergi bagi bayi. Anda bisa mendapatkannya dengan membeli di toko perlengkapan bayi online atau pun offline. Anda bisa mengunjungi website orami.com untuk mendapatkan perlengkapan bayi dengan kualitas terjamin dan dengan harga yang terjangkau.

Minggu, 01 Juli 2018

PaperOneTM Buatan Riau Andalan Pulp & Paper Cocok Untuk Mencetak

Takpars - PT Riau Andalan Pulp and Paper dikenal sebagai unit operasional bagian dari APRIL grup yang mana juga merupakan salah satu produsen pulp dan kertas terbesar di dunia dengan beragam produk berkualitas. Produk yang dimaksud adalah PaperOneTM, yang sudah dikenal oleh dunia. PaperOneTM merupakan merek kertas premium kebanggaan bangsa Indonesia. PaperOneTM sendiri sudah diakui hampir di seluruh dunia dan sudah diekspor di lebih dari 70 negara, diantaranya adalah Negara Singapura, China, India, Jepang, Korea, Australia,benua Eropa seperti Rusia, Turki, dan beberapa kawasan di Amerika, yaitu: USA, Mexico, Brazilia, dan beberapa negara lainnya, termasuk kawasan Asia Pasifik dan Asia Timur. 


Kesuksesan itu didapat berkat kualitas tinggi yang ada dalam kertasnya karena dikenal bersih dengan warna putih yang cerah serta kertasnya tebal sehingga sangat cocok digunakan untuk mencetak. Hasil cetakannya akan terlihat jelas dan tinta tidak akan luntur ketika dicetak menggunakan PaperOneTM. Selain itu juga, PaperOneTM fleksibel dipakai untuk keperluan apapun dan tetap dirasa memuaskan, yaitu: untuk menulis dan melakukan proses fotokopi. Kemampuan ini didapat berkat penerapan teknologi tinggi dalam proses pembuatan PaperOneTM. PT RAPP menggunakan ProDigi HD Print Technology ketika memproduksi PaperOneTM. Hasil inovasi ini berdasar pengalaman panjang dalam membuat pulp dan kertas ini menjadi jaminan kualitas PaperOneTM.

Secara umum, pembuatan PaperOneTM dibagi menjadi tiga tahapan utama. Pertama adalah fase pulping yang kemudian dilanjutkan dengan tahapan paper making dan diakhiri dengan finishing. Berikut rinciannya:

  1. Pulping merupakan tahapan pertama dalam pembuatan PaperOneTM. Di fase ini PT RAPP memproses bahan mentah untuk dipersiapkan menuju fase berikutnya untuk membuat kertas. Untuk mendapatkan bahan dasar pulp dan kertas, PT RAPP menggunakan kayu dari pohon akasia dan eukaliptus. Mereka memperolehnya setelah melakukan menanam, merawat, dan memanennya di perkebunan sendiri. Dalam fase pulping, kayu mulai diproses untuk menjadi bubur kertas. Tahapannya dimulai dari pemotongan, pengolahan, hingga akhirnya pembersihan.
  2. Paper Making merupakan fase besar kedua yang dilakukan. Dalam tahap ini, sebagian pulp mulai memasuki proses berikutnya untuk menjadi kertas.Ada empat tahapan dalam proses paper making. Semua perlu dilakukan sebelum memasuki proses finishing sebagai tahap akhir pembuatan PaperOneTM.
  3. Finishing adalah fase terakhir dalam pembuatan PaperOneTM. Dalam fase ini, masih mengolah kertas yang sudah jadi dengan memotong serta mengemasnya sedemikian rupa sesuai jenis produk.
Proses pembuatan PaperOneTM terbilang cukup panjang. Karena harus menjalani tahapan-tahapan tertentu sebelum bisa sampai ke tangan konsumen. Akan tetapi, proses itu bisa membuat kualitas PaperOneTM terus terjaga. Tak mengherankan banyak pihak yang memilih menggunakan produk buatan PT RAPP ini. Selain itu juga, PaperOneTM buatan Riau Andalan Pulp & Paper cocok untuk mencetak.